tugas softskil 2(SIA)

Pengertian e-Business atau definisi e-business
adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

Ruang Lingkup e-Bussiness
Dijelaskan dengan Prinsip (4 W) Yaitu: What, Where, Who & Why.
(Sumber: Efram Turban)
1. What
2. Where
3. Who
4. Why
1. What: Secara prinsip pengertian E Business jauh lebih luas dibandingkan dengan E Commerce, bahkan secara filosofis, E Commerce merupakan bagian dari E Bussiness. Jika E Commerce hanya memfokuskan diri pada aktivitas atau mekanisme transaksi yang dilakukan secara elektronik/digital, E Bussiness memiliki wilayah yang jauh lebih luas, termasuk di dalamnya aktivitas relasi antara dua entiti perusahaan, interaksi antara perusahaan dengan pelanggannya, kolaborasi antara perusahaan dengan para mitra bisnisnya, pertukaran informasi antara perusahaan dengan para pesaing usahanya, dan lain sebagainya.
2. Where: E Bussiness dilakukan dimana saja, sejauh pihak yang berkepentingan memiliki fasilitas elektronik/digital sebagai kanal akses (access channel). Berbeda dengan bisnis konvensional dimana transaksi biasa dilakukan secara fisik di sekitar perusahaan dengan akses dan variasi transaksi yang terbatas
3. Who: siapa saja yang melakukan E Bisnis. Klasifikasi entiti yang kerap dipergunakan dalam mengilustrasikan eBusiness, masing-masing: Agent, Business, Consumer, Device, Employee, Family, dan Government. Contohnya adalah sebuah aplikasi tipe eCommerce B-to-C yang merupakan mekanisme hubungan perdagangan antara sebuah perusahaan dengan para pelanggannya (end consumersnya); atau tipe G-to-G yang menghubungkan dua buah negara untuk permasalahan eksport dan import.
4. Why: Penerapan konsep eBusiness secara efektif memberikan keuntungan bagi perusahaan karena banyaknya komponen biaya tinggi yanga dapat dihemat, yang secara tidak langsung meningkatkan level pendapatannya. Dengan mengimplementasikan eBusiness, perusahaan dapat melihat berbagai peluang dan celah bisnis baru yang selama ini belum pernah ditawarkan kepada masyarakat. Disamping itu, terbukti telah banyak perusahaan yang melakukan transformasi bisnis (perubahan bisnis inti) setelah melihat besarnya peluang bisnis baru di dalam menerapkan konsep eBusiness. Yang tidak kalah menariknya adalah, bahwa dengan menerapkan konsep jejaring (internetworking), sebuah perusahaan berskala kecil dan menengah dapat dengan mudah bekerja sama dengan perusahaan raksasa untuk menawarkan berbagai produk dan jasa kepada pelanggan.

Jenis-jenis e-Businnes
-B2B, adalah bisnis yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain(antara perusahaan) baik itu perusahaan yang bergerak pada bidang industri yang sama ataupun berbeda dengan menggunakan media Internet. B2B biasa dilakukan untuk menghemat biaya transaksi. Sebagai contoh perusahaan A ingin memesan sejumlah unit komputer pada perusahaan B, maka perusahaan A dapat mengakses situs resmi perusahaan B dan menuliskan pesanannya. Perusahaan B yang mendapatkan pesan pemesanan barang tersebut akan mengirimkan barang yang dimaksud. Pembayaran biasanya dilakukan berdasarkan kesepakatan sebelumnya. Meskipun tentu saja pemesanan barang ini dapat dilakukan dengan mengangkat telepon. Salah satu contoh perusahaan di Indonesia yang menerapkan konsep B2B adalah situs http://www.dagang2000.com milik PT Indosat Adimarga dan http://www.indonesianexport.com milik PT e-Commerce Nusantara.
-B2C, dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik dimana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer). Kesuksesan dari B2C pada dasarnya dikarenakan faktor penawaran barang kualitas tinggi dengan harga murah dan banyak pula dikarenakan pemberian layanan kepada konsumen yang cukup baik.
-Business to Administrator, adalah sebuah kegiatan memanagement semua aspek bisnis yang dibangun untuk bisa membangun dan mengembangkan bisnis yang dilakukan sesuai dengan sasaran dan tujuan dari pembagun bisnis yang dilakukan. Sebagian besar perusahaan memiliki sebuah kelompok khusus administrator yang bekerja untuk memastikan hal ini terjadi.
-Brokerage, adalah orang yang menyediakan pasar, brokerage memiliki peran dalam mempertemukan dan memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli. Brokerage sering memainkan peran dalam bisnis-to-business (B2B), business-to-konsumen (B2C), atau konsumen-ke-konsumen (C2C). Keuntungan didapat oleh brokerage dari komisi yang diberikan oleh pihak yang terlibat dalam transaksi baik itu penjual atau pembeli.
-Seller Driven Market, adalah jenis pasar penjualan elektronik komoditas, dimana dalam pasar ini terjadi kelangkaan komoditas atau barang yang mendasar yang mengakibatkan harga menjadi mahal karena permintaan atas barang / pasokan yang amat tinggi.
-Buyer Driven Market, adalah jenis pasar elektronik yang berlawanan dengan pasar Seller driven market. Dalam pasar ini bisanya terdapat banyak sekali situs atau penjual yang menawarkan sebuah produk yang sama sehingga dengan demikian pembeli memilki kesempatan untuk memilih. Ketika keadaan pasar seperti ini biasanya harga barang yang ditawarkan oleh penjual akan cenderung murah

Management e-Businnes
Integrasi Web Technologies dengan Business Model berisi kumpulan artikel oleh peneliti sistem informasi terkemuka di topik penting yang terkait dengan pengembangan e-bisnis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang keadaan seni dalam e-bisnis, termasuk penelitian yang paling saat ini dan ke depan. Buku ini menekankan praktek bisnis yang baik dan penelitian akademis dimungkinkan oleh kemajuan pesat baru-baru ini dalam aplikasi teknologi e-bisnis. Buku ini akan membantu mahasiswa pascasarjana, peneliti, dan praktisi memahami perkembangan utama e-bisnis, bagaimana mereka akan mengubah bisnis, dan implikasi strategis untuk ditarik.
Dengan menggambarkan secara detail e-bisnis utama perkembangan dan penelitian, E-Business Manajemen berfokus pada menangani manajemen e-bisnis dari perspektif penelitian sistem informasi.

Faktor-faktor sukses e-Businnes
E-Business dan Strategi Organisasi
Merupakan faktor penting pertama dalam memetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business. Seperti diketahui terdapat dua strategi dasar yang dapat diikuti organisasi jenis apapun yaitu, menjadi produsen yang berbiaya rendah ( low-cost producer ) atau menyediakan produk yang didiferensiasikan ( Bab 1 ). Desain Website yang optimal didukung fasilitas telp
bebas pulsa bagi perusahaan yang mengejar strategi diferensiasi produk didasarkan pada kualitas pelayanan pada pelanggannya, tampaknya akan lebih cocok dibandingkan dengan perusahaan yang melihat dirinya sebagai penyedia komoditas berbiaya rendah. Lelang terbalik (
reverse auction ) akan lebih sesuai digunakan untuk jenis perusahaan penyedia komoditas berbiaya rendah.
Tiga karakteristik utama transaksi bisnis
Merupakan faktor penting kedua adalah memastikan bahwa proses e-business memiliki tiga karakteristik berikut :
Validasi .kedua pihak dalam suatu transaksi harus dapat menyatakan keaslian identitas kedua belah pihak untuk memastiakan bahwa transaksi tersebut valid dan sah.
Integritas kedua pihak dalam suatu transaksi harus yakin bahwa informasi yang di pertukarkan akura tdan tidak diubah selama proses transmisi.
Privasi. Privasi atau keberhasilan transaksi bisnis dan informasi apa pun yang dipertukarkan dalam transaksi tersebut harus disimpan dengan baik, jika diinginkan oleh salah satu pihak.
Teknik Enkripsi
Enkripsi adalah proses konversi pesan dari teks biasa menjadi kode rahasia. Teknik ini melibatkan penggunaan formula, yang dinamakan dengan kunci (key) untuk mengubah informasi aslinya.
Jenis-jenis enkripsi:
1. Data encryption system (DES) atau single key system dinamakan demikian karena mempergunakan kunci yang sama untuk melakukan enkripsi dan dekripsi pesan.
Keunggulan: Kelemahan:
sederhana – pengirim harus memberikan kunci rahasianya kepada
cepat penerima pesan
efisien – efektivitasnya tergantung pada pengawasan atas orang yang mengetahui kunci rahasianya
Pendekatan utama dalam enkripsi adalah infrastruktur kunci publik atau public key infrastructure yang mempergunakan dua kunci. Kunci pertama adalah public key tersedia untuk publik. Kunci yang kedua adalah private key yang bersifat rahasia dan hanya diketahui oleh pemilik kunci tersebut. Kedua kunci tersebut dapat dipergunakan untuk mengkodekan pesan tetapi hanya kunci lainnya dari kedua kunci tersebut yang dapat dipergunakan untuk memecahkan kode pesan.
2. Public key infrastructure memiliki dua keunggulan utama:
Meniadakan masalah yang timbul karena harus menyebarkan kunci tunggal
Lebih aman karena ada dua kunci yang berbeda yang dipergunakan untuk enkripsi pesan
Kelemahan dari Public key infrastructure adalah lebih lambat dari single key system. Oleh sebab itu, kedua jenis sistem enkripsi dipergunakan untuk melaksanakan e-business.
Contoh: Mempergunakan Enkripsi untuk Melakukan E-Business
Langkah 1. Pertukaran dan validasi sertifikasi digital dan dapatkan kunci publik pihak yang lain.
Langkah 2. Enkripsi dan kirim dokumen
membuat digest dari teks normal penawaran tersebut.
melakukan enkripsi digest penawaran dengan menggunakan private key.
Intisari yang dienkripsi merupakan digital signature dari dari s&s
– melakukan enkripsi penawaran dengan menggunakan DES.
– mempergunakan public key badan pemerintah untuk melakukan enkripsi kunci DES
Langkah 3. Mengirim paket ke penerima (website badan pemerintah)
Langkah 4. Badan pemerintah akan melakukan enkripsi dengan:
menggunakan public key s&s untuk memecahkan kode digital signature yang diterima
menggunakan private key untuk memecahkan kode kunci DES yang dipergunakan s&s.
menggunakan kunci DES tersebut untuk memecahkan kode pesan penawaran s&s
membuat kembali digest penawaran s&s
membandingkan digest yang telah dipecahkan dengan digest yang dibuat kembali
Langkah 5. Badan pemerintah mengirim pemberitahuan secara elektronik kepada s&s bahwa penawaran mereka telah diterima

Produk e-Businnes
Komponen produk dari kerangka eBusiness Model menggambarkan nilai perusahaan yang ingin menawarkan pelanggan. studi signifikan dari segmen pelanggan sasaran harus dilakukan untuk mengetahui relevansi dan komponen pengakuan nilai efektif oleh pelanggan. Untuk memberikan nilai proposisi ini, perusahaan harus memiliki satu set tertentu di-rumah dan / atau outsourcing kemampuan.
Nilai Proposisi. Elemen ini mengacu pada nilai perusahaan menawarkan ke pelanggan target tertentu segmen. ICT memiliki dampak yang paling penting pada cara baru dalam menciptakan dan memberikan nilai, untuk terima kasih contoh melalui penghematan biaya besar untuk dis-intermediasi.

Marketing e-Businnes
Strategi terbaik pemasaran perdagangan adalah salah satu yang membuat web sesuai dengan situs anda dalam rencana pemasaran anda, salah satu yang paling sesuai dengan tujuan dan sasaran anda.
World Wide Web masih merupakan fenomena baru, gunakan sebagai alat pemasaran sedikit dipahami, bahkan oleh pemasar yang terakhir yang berkualitas. hasil yang dapat diukur. Mendefinisikan tujuan marketing dan pengaturan adalah bagian paling penting dari mengembangkan strategi pemasaran untuk membuat Anda mendapatkan hasil terbaik dari Internet.Tujuan Pemasaran eBusiness adalah untuk membantu Anda membuat dan mencapai tujuan anda di Internet. Memungkinkan Anda untuk menyampaikan informasi, produk dan jasa di seluruh dunia atau dalam perusahaan anda. E commerce situs pemasaran anda dapat menjadi salah satu bahwa:
* Apakah hanya sebuah brosur yang memperkenalkan potensi, saluran pelanggan atau distributor.
* Suplemen operasi offline Anda dan berbicara kepada audiens Anda, menawarkan layanan pelanggan dan penjualan dan dukungan.
* Menampilkan sebuah katalog elektronik untuk belanja online dan menjual produk dan jasa Anda langsung di web.
* Menghubungkan operasi Anda dengan pemasok Anda untuk meningkatkan efisiensi dan merampingkan sistem pengiriman.

Infrastruktur e-Businnes
Kemajuan teknologi komunikasi dan jaringan, terutama internet, menyediakan inrastruktur yang dibutuhkan untuk e-business. Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum konsep jaringan dan mendiskusikan isu-isu strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi dalam mengimplementasikan e-business.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: